Kemenag Sleman News — Pengukuhan pengurus baru menjadi momentum memperkuat komitmen pendidikan inklusif di madrasah, agar setiap anak mendapat kesempatan belajar dan berkembang sesuai potensinya. Semangat ini mengiringi Pengukuhan Pengurus Wilayah Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) DIY masa khidmat 2027–2031 di Aula MAN 2 Sleman, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 65 peserta dari unsur kepala madrasah, Ketua KKM, pengawas, Kasi, Katim, dan Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY.

Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik, berharap pengurus baru mampu memperluas layanan pendidikan inklusif di semua jenjang, mulai RA hingga MA. Identifikasi dan asesmen peserta didik berkebutuhan khusus perlu diikuti pembelajaran serta pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Ia juga mendorong madrasah yang telah menerapkan pendidikan inklusif, termasuk MAN 2 Sleman, menjadi rujukan bagi madrasah lain melalui berbagi praktik baik dan penguatan kompetensi guru.

Kemenag Sleman melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Elfa Tsuroyya, mendukung penguatan peran FPMI dalam mengembangkan pendidikan yang ramah bagi semua anak. Kolaborasi dan peningkatan kapasitas pendidik diharapkan mampu mewujudkan layanan inklusif dalam pembelajaran sehari-hari.

Melalui kepengurusan baru ini, FPMI DIY diharapkan semakin berperan dalam mendorong madrasah yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang. (isa/de)