Kemenag Sleman News — Semangat mengenali diri dan merancang masa depan mewarnai kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Diponegoro Depok. Melalui program ini, Kementerian Agama Kabupaten Sleman melalui KUA Depok membekali siswa dengan pemahaman diri, penguatan karakter, dan kecakapan hidup sebagai bekal menghadapi masa depan. Kegiatan tersebut diikuti siswa SMK Diponegoro Depok, Jumat (16/10/2026).

Kepala KUA Depok, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa BRUS merupakan bagian dari program Kemenag dalam membina remaja agar mampu mengenali potensi diri, mengembangkan kemampuan, serta mengambil keputusan secara bijak. Sejalan dengan semangat Hari Santri, ia mengajak para siswa menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun akhlak, menjaga pergaulan, dan menyiapkan masa depan. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu cerdas, tetapi juga memiliki keteguhan iman, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Kepala SMK Diponegoro Depok mengapresiasi pelaksanaan BRUS yang memberikan motivasi kepada siswa untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita.

Penyuluh Agama Islam KUA Depok, Masrophin, menambahkan bahwa BRUS menjadi ruang bagi remaja untuk belajar, berdiskusi, dan mengekspresikan diri secara positif. Pembinaan ini juga mengajak siswa membangun pergaulan sehat serta meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan perundungan dan penyalahgunaan narkotika.

Kepedulian terhadap lingkungan turut mewarnai kegiatan melalui penyerahan bibit pohon dari KUA Depok kepada pihak sekolah. Langkah ini menjadi pengingat bahwa pengembangan diri perlu diiringi kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui BRUS, Kemenag Sleman melalui KUA Depok terus mendorong pembinaan generasi muda melalui edukasi keagamaan, penguatan karakter, dan pengembangan kecakapan hidup. Dengan semangat Hari Santri, para remaja diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, percaya diri, serta mampu menentukan masa depan secara bijak. (isa/de)