Kemenag Sleman News – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, memberikan pembekalan dan motivasi kepada kontingen Sleman yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII tingkat DIY. Kegiatan di Aula Kankemenag Sleman ini bertujuan memantapkan kesiapan mental, spiritual, dan kekompakan peserta menghadapi kompetisi tingkat provinsi, Jumat (23/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kasi Pendidikan Pondok Pesantren sekaligus Kasubbag TU, H. Achmad Fauzi, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman, Mardiansyah, jajaran pengurus FKDT, para pendamping, serta motivator Shakirin.
Dalam sambutannya, H. Nadhif mengapresiasi prestasi peserta di tingkat Kabupaten Sleman yang merupakan hasil kesungguhan dan ikhtiar bersama peserta, orang tua, serta guru pembimbing. Terpilih mewakili Sleman di tingkat DIY menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan penampilan terbaik.
“Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Jika ingin meraih kesuksesan di jenjang berikutnya, harus semakin giat belajar dan berlatih. Waktu yang tersisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya mengandalkan ikhtiar lahiriah melalui latihan dan persiapan teknis, tetapi perlu disertai ikhtiar batin melalui doa, memohon pertolongan Allah Swt., serta menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, kesungguhan dalam berusaha perlu berjalan beriringan dengan kekuatan spiritual dan akhlak yang baik.
Selain kesiapan individu, H. Nadhif menekankan pentingnya membangun solidaritas dan kepedulian antarpeserta. Kontingen harus mampu saling membantu, menguatkan ketika ada yang mengalami kesulitan, dan turut bergembira atas keberhasilan rekan lainnya. Prestasi, katanya, bukan alasan untuk menyombongkan diri, melainkan kesempatan untuk belajar menghargai dan mendukung satu sama lain.
“Porsadin bukan semata-mata tentang menjadi juara, tetapi juga tentang belajar bersosialisasi, membangun kebersamaan, dan memperkuat karakter. Belajar itu harus, prestasi itu bonus. Yang juara tidak boleh sombong, sedangkan yang belum juara tidak boleh berkecil hati,” tegasnya.
Ia berharap seluruh kontingen Kabupaten Sleman dapat menjaga semangat, kekompakan, sportivitas, dan kerendahan hati selama mengikuti Porsadin VII DIY. Dengan persiapan yang sungguh-sungguh, doa, serta dukungan bersama, para peserta diharapkan mampu meraih hasil terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Sleman.
Menutup arahannya, H. Nadhif menyampaikan optimisme terhadap kemampuan kontingen Sleman yang dikenal dengan semangat MENAWAN (Menjadi Number One). Ia berharap seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar dan para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap cabang yang diikuti.
Pembekalan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan Porsadin tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi yang diraih, tetapi juga dari karakter, akhlak, dan kebersamaan yang tumbuh selama proses perjuangan. Dengan semangat tersebut, kontingen Kabupaten Sleman diharapkan siap berlaga, berprestasi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. (isa)
Semoga Allah memberi kemudahan dan kenyamanan
Balas komentar