Kemenag Sleman News – Bukan sekadar berlomba, 94 guru dan kepala Raudhatul Athfal (RA) dari 24 lembaga di Sleman unjuk prestasi, kreativitas, dan inovasi melalui LOMBA OPTIMIS (Optimalkan Potensi, Tingkatkan Mutu, Inovasi, dan Semangat). Ajang ini menjadi panggung bagi pendidik untuk mengasah kompetensi sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan di wilayah binaan Pengawas Pendamping RA, Mastiti Subur, ini menjadi ruang bagi para pendidik untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berbagi inspirasi dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Sleman, H. Ali Sofha, , yang mengapresiasi inisiatif dan dedikasi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
Empat cabang lomba menjadi ajang unjuk kemampuan peserta, yakni tahfiz, video pembelajaran, alat permainan edukatif (APE), dan berkisah. Setiap cabang memberikan ruang bagi guru dan kepala RA untuk menunjukkan potensi terbaik, mulai dari penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, kreativitas dalam mengembangkan media pembelajaran, hingga kemampuan menyampaikan cerita yang edukatif dan menarik bagi anak.
Antusiasme 94 peserta menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui semangat belajar, berkreasi, dan saling menginspirasi antarpeserta. LOMBA OPTIMIS diharapkan menjadi pemantik lahirnya berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di masing-masing RA.
Melalui kegiatan ini, para pendidik RA diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan kreativitas, dan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Sebab, pendidikan anak usia dini yang bermutu berawal dari pendidik yang terus bertumbuh, berani berinovasi, dan berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi generasi masa depan. (isa)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.