Kemenag Sleman News – Dakwah yang menyejukkan, membentuk akhlak, dan merawat persatuan menjadi pesan utama Sangaji, Kasi Bimas Islam Kankemenag Sleman, dalam pembinaan dai calon khatib bertema Dakwah Rahmatan lil ‘Alamin dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan di Hall Menara SahabatQu, Gandok, Depok, Sleman, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang diikuti 60 peserta ini diselenggarakan Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Sleman untuk mendukung program Pelatihan 10.000 Khatib Nasional yang digagas Pimpinan Pusat IKADI. Program ini menjadi ikhtiar meningkatkan kompetensi dai agar mampu menjawab tantangan dakwah sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat.

Dalam pembinaannya, Sangaji menegaskan bahwa kualitas dakwah tidak hanya diukur dari penguasaan materi agama, tetapi juga dampak positifnya bagi umat. 

“Khatib yang baik bukan hanya menguatkan iman, tetapi juga menumbuhkan akhlak, merawat persaudaraan, dan menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Berlandaskan QS. Al-Anbiya’ ayat 107 dan QS. An-Nahl ayat 125, para calon khatib didorong berdakwah dengan hikmah, bahasa santun, serta menghormati perbedaan. Sangaji juga mengingatkan pentingnya tabayyun agar dai tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau memicu perpecahan.

“Dakwah hendaknya menghadirkan kesejukan, bukan permusuhan. Mimbar harus menjadi perekat umat, bukan sumber perpecahan,” pesannya.

Melalui sinergi Kankemenag Sleman dan IKADI, pembinaan ini diharapkan melahirkan khatib yang berilmu, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan, sehingga dakwah tidak berhenti di mimbar, tetapi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(isa)