Kemenag Sleman News – Bukan sekadar berburu juara, Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) MI se-Kabupaten Sleman menjadi panggung bagi peserta didik untuk mengasah potensi, menunjukkan prestasi, sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi cerdas, sehat, dan berakhlak mulia. Kegiatan yang diikuti seluruh MI se-Kabupaten Sleman ini resmi dibuka dengan pemukulan bedug oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Sleman, H. Achmad Fauzi, di MI Al Huda Karangnongko, Rabu (28/10/2026).
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Achmad Fauzi. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kemenag Sleman, Elfa Tsuroyya, para kepala MI, serta pengawas madrasah.
Dalam sambutan dan arahannya, Elfa Tsuroyya menegaskan bahwa PKM menjadi salah satu ruang untuk mengukur sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan madrasah. Kompetisi ini bukan hanya ajang adu kemampuan, tetapi juga sarana mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, semangat prestasi perlu dibangun melalui konsep Panca Prestasi, yang mencakup prestasi akademik, sains dan riset, bahasa dan budaya, olahraga, serta seni. Kelima bidang tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenali potensi, mengasah kemampuan, dan mengembangkan bakat sesuai minatnya.
“Prestasi madrasah tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kesehatan jasmani peserta didik. Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” demikian pesan yang ditekankan dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental melalui ungkapan “Aqlun salim fi jismissalim”, yang bermakna akal yang sehat berada dalam tubuh yang sehat. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kebugaran jasmani turut mendukung konsentrasi, kemampuan belajar, dan perkembangan mental anak.
Lebih dari sekadar kompetisi, PKM menjadi kesempatan bagi madrasah untuk membangun daya saing, memperkuat budaya berprestasi, sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan madrasah. Setiap capaian peserta didik diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui PKM MI se-Kabupaten Sleman, Kemenag Sleman mendorong madrasah agar terus menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, keterampilan, kesehatan, dan akhlak. Dengan demikian, madrasah tidak hanya melahirkan peserta didik yang berprestasi, tetapi juga generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat. (isa)
Turut senang, kiranya Tuhan Allah senantiasa memberkati amin
Balas komentar
Maju terus MI melahirkan generasi unggul yg tangguh
Balas komentar