Kankemenag Sleman News (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026, Rabu (16/09/2026), bertempat di Aula Menawan Kankemenag Sleman. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta yang akan melanjutkan perjuangan pada ajang OMI tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sleman, Hj. Elfa Tsuroyya, S.Ag., M.Pd.I., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 33 peserta dari berbagai jenjang madrasah di Kabupaten Sleman berhasil lolos untuk mengikuti tahapan OMI tingkat DIY.
“Alhamdulillah, dari Kabupaten Sleman ada 33 peserta yang lolos dari semua jenjang untuk menuju ke tingkat DIY. Kami berharap pembinaan yang dilakukan dapat semakin memantapkan persiapan peserta, sehingga ke depan tidak hanya berhasil di tingkat DIY, tetapi juga mampu lolos hingga tingkat nasional,” ungkap Elfa.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh peserta. Ia mengaku optimistis melihat semangat para peserta yang akan membawa nama Kabupaten Sleman dalam kompetisi tersebut.
“Saya percaya dan optimis melihat wajah-wajah menawan ini memang number one. Kita semua bersepakat untuk menampilkan yang terbaik, di mana pun dan kapan pun. Tetap fokus dalam ajang OMI ini dan jadikan sebagai ikhtiar yang sungguh-sungguh secara optimal,” tutur Nadhif.
Menurutnya, ikhtiar lahiriah peserta perlu diiringi dengan ikhtiar batin melalui doa dan keyakinan. Lebih dari sekadar kompetisi akademik, OMI diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan pendidikan karakter.
“Jadikan ajang OMI sebagai ajang pembelajaran dan penguatan pendidikan karakter. Di dalamnya harus tertanam nilai sportivitas, silaturahmi, tanggung jawab, kejujuran, serta semangat untuk bersungguh-sungguh,” tegasnya.
Nadhif menambahkan, proses pembinaan OMI perlu dikawal secara menyeluruh, tidak semata-mata berorientasi pada penguatan kemampuan kognitif, tetapi juga membangun karakter peserta didik.
“Kita kawal OMI ini tidak hanya semata-mata untuk penguatan kognitif, namun juga untuk menguatkan pendidikan karakter. Teriring doa, semoga seluruh rangkaian berjalan sukses dan lancar. Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan bawa nama baik Kabupaten Sleman di ajang OMI tingkat DIY maupun nasional,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut para Pengawas Pendidikan Madrasah, Pendamping dan peserta OMI pada masing-masing satuan kerja madrasah yang melaju ke tingkat DIY pada tahun 2026.(dpj)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.